Ditulis Oleh
10 Shot dari Film Terkenal ini ternyata Terinspirasi dari Lukisan, ada Film Favoritmu?
Published at Mar 24, 2025 23.21 by riezky
Seperti yang kita ketahui, Film berperan besar dalam membentuk kultur budaya dan kehidupan sosial manusia. Sebagai seni yang mudah diakses, film membawa tren, menciptakan percakapan, dan bahkan memengaruhi cara pandang dan pola pikir audiens atau masyarakat. Sebelum hadirnya film, ada hasil karya dari fotografi atau gambar yang diam. Sebelum hadirnya fotografi pula, kita memiliki lukisan – sebuah medium yang sejak lama digunakan untuk merekam dan mengungkapkan realitas.
Sama seperti film yang mampu menginspirasi dan menginfluensi kehidupan manusia, lukisan memiliki kekuatan serupa. Banyak sineas-sineas terkenal yang mengambil inspirasi dari keindahan seni lukis – mereka mengadaptasi komposisi, warna, emosi, dan setiap elemen yang hadir dalam satu frame. Lewat penghormatan ini, film dan lukisan menunjukkan bagaimana seni lintas medium dapat saling beresonansi dan memperlihatkan bagaimana kekuatan karya seni berdampak pada kehidupan manusia.
Dalam artikel ini, Tim Artiknesia sudah merangkum 10 momen ketika sineas menggunakan lukisan terkenal untuk inspirasi dalam pembuatan film mereka.
1. Marie Antoinette sutradara Sofia Coppola (2006) | Napoleon Crossing the Alps karya Jacques-Louis David (1801-1805)
Dalam filmnya yang berjudul Marie Antoinette (2006), Coppola mengambil Inspirasi dari lukisan awal 1800-an karya Jacques-Louis David. Lukisan ini dianggap sebagai salah satu penggambaran Napoleon yang paling kuat. Selain keindahan dari sinematografi yang ia sajikan, Coppola juga memasukkan komentar halus dan interpretasinya sendiri dari Lukisan Napoleon Crossing the Alps.
2. Life of Pi sutradara Ang Lee (2012) | The Raft of the Medusa karya Théodore Géricault (1819)
Ang Lee mengambil banyak inspirasi dari lukisan karya Géricault untuk filmnya, Life of Pi. Scene dimana Pi terombang ambing di sampan buatannya, menghadapi ombak dan cuaca yang ekstrim, merupakan penyusunan visual yang paling mirip dengan lukisan The Raft of the Medusa.
3. Shutter Island sutradara Martin Scorsese (2010) | The Kiss (German: Der Kuss) karya Gustav Klimt (1907-1908)
Tema besar dari lukisan The Kiss oleh Klimt adalah Cinta. Di tengah kanvas, ada seorang pria dan wanita yang berciuman, mereka dikelilingi oleh serpihan emas yang menyala. Lukisan ini mengesankan seolah pasangan tersebut seperti berada dalam mimpi, yang dimana diadaptasi dalam scene dengan makna mimpi yang sama oleh Scorsese dalam Shutter Island.
4. Frozen produksi Walt Disney (2013) | The Swing karya Jean-Honoré Fragonard (1767)
“Frozen” merupakan salah satu film animasi garapan disney yang paling sukses. Memikat penonton dengan kisahnya yang menyentuh, soundtrack yang ikonik, karakter yang karismatik – semuanya berpadu dengan sempurna, meninggalkan bekas yang manis di hati penonton. Kita bisa melihat Frozen memberikan homage atau penghormatan kepada lukisan klasik – The Swing, dan beberapa lukisan klasik lainnya – pada scene “For the First Time in Forever”.
5. Home Alone sutradara John Hughes (1990) | The Scream (Norwegia: Skrik) karya Edvard Munch (1893)
Home Alone karya John Hughes merupakan film liburan yang paling populer dan ikonik. Bahkan statusnya sebagai film liburan natal masih melekat sampai sekarang, dimana stasiun tv masih memprogramkan film ini muncul di setiap akhir tahun pada masa liburan natal. Ada salah satu adegan dimana Kevin mencoba pelembab aftershave dan berteriak, membingkai perasaan dan visual yang mirip dengan lukisan The Scream.
Selain Home Alone, film keluaran 90-an lainnya, yaitu Scream karya Wes Craven disebut-sebut memiliki kemiripan dengan The Scream. Karakter ghostface – seorang pembunuh berantai disebut memakai topeng yang mirip dengan visual The Scream, namun sutradara Wes Craven membantah bahwa topeng ghostface terinspirasi dari The Scream.
6. Dreams sutradara Akira Kurosawa (1990) | Wheat Field With Crows (Belanda: Korenveld met Kraaien) karya Vincent Van Gogh (1890)
Dalam film Dreams, Kurosawa membagikan beberapa lukisan klasik pada salah satu segmen filmnya. Lukisan Wheat Fields with Crows karya Van Gogh merupakan lukisan yang ia ciptakan kembali dalam filmnya. Menciptakan momen tableau vivant yang menghidupkan suasana lukisan dengan sangat baik.
7. Moonrise Kingdom sutradara Wes Anderson (2012) | To Prince Edward Island karya Alex Colville (1965)
Wes Anderson, seorang sutradara yang terkenal karena filmnya yang memiliki komposisi visual yang simetris, presisi, dan penuh dengan estetika, juga menghadirkan momen tableau vivant pada film miliknya. Dalam film Moonrise Kingdom yang dirilis tahun 2012, Wes Anderson membuat penghormatan kepada lukisan To Prince Edward Island.
8. Melancholia sutradara Lars von Trier (2011) | Ophelia karya Sir John Everett Millais (1851-1852)
Lars von Trier berhasil menghidupkan lukisan Ophelia dalam film miliknya. Dalam sebuah adegan di film Melancholia, Kirsten Dunst digambarkan terbaring dengan gaun putih dan ekspresi yang pasrah di wajahnya, mencerminkan kisah tragis Ophelia dalam lukisan. Scene ini menangkap keindahan yang melankolis dan juga memberikan kesan dan pesan yang sama dari lukisan Ophelia.
9. The Truman Show sutradara Peter Weir (1998) | Architecture au clair de lune (Architecture in Moonlight) karya Rene Magritte (1956)
Dalam The Truman Show, Weir berhasil membuat pengarahan artistik dalam penggambaran dunia didalamnya. Dengan tableau vivant yang menangkap nuansa surealis seperti dalam “Architecture au Clair de Lune”, The Truman Show memperkuat tema eksistensialnya: apakah kita benar-benar hidup dalam realitas, atau hanya menjadi bagian dari skenario yang sudah ada?
10. The Adventures of Baron Munchausen sutradara Terry Gilliam (1988) | The Birth of Venus karya Sandro Botticelli (1485-1486)
Lukisan terakhir yang seringkali menjadi inspirasi dari pembuatan film adalah The Birth of Venus karya Sandro Botticelli. Lukisan ini direferensikan karena memiliki visual yang sangat menarik dan indah. Selain dalam film The Adventures of Baron Munchausen, penghormatan terhadap lukisan ini juga ada di film Coraline (2009).